RSS

6 Fakta Penting Tentang Keputihan

06 Sep

1. JAMUR VS VIRUS
Keputihan dapat disebabkan oleh jamur dan virus berikut ini. Jamur Candidas atau Monilia menyebabkan keputihan berwarna putih susu, kental, berbau agak keras, disertai rasa gatal pada vagina. Parasit Trichomonas Vaginalis menyebabkan cairan keputihan yang keluar sangat kental, berbuih, berwarna kuning atau kehijauan dengan bau anyir.
Bakteri Gardnella, cairan berwarna keabuan, berair, berbuih, dan berbau amis. Jika karena virus maka gejalanya bermacam-macam tergantung dari virus yang menyebabkannya. Ada yang ditandai dengan tumbuhnya kutil-kutil, cairan yang berbau, gatal dan terasa panas atau seperti luka melepuh.

2. JAGA KEBERSIHAN
Untuk mencegah keputihan, sebaiknya selalu menjaga kebersihan, terutama daerah kelamin dan vagina dari depan ke belakang. Selain itu, hindari menggunakan celana dalam yang tidak menyerap keringat dan menggunakan bedak talk di sekitar vagina.

3. SUAMI JUGA DIPERIKSA
Jika Anda sudah kena keputihan, lakukan pemeriksaan bersama pasangan dan kurangi berhubungan badan. Jika tidak, Anda akan terkena fenomena pingpong.

4. MANDUL
Keputihan jika tidak diobati, akan menyulitkan pasangan untuk mendapatkan keturunan. Hal ini karena infeksi dapat mencapai rongga rahim dan saluran telur, yang ujung-ujungnya sperma sulit bertemu sel telur.

5. SI UPIK BISA KENA
Si kecil yang suka bermain di sembarang tempat juga dapat terserang keputihan. Karena berbagai kuman penyakit dapat menyusup lewat lubang anus ke vagina. Gejalanya pun tak beda dengan keputihan pada orang dewasa.

6. MITOS DAUN SIRIH
Jika keputihan, jangan gunakan jamu atau kaplet tradisional. Bagaimana dengan daun sirih? Penelitian terakhir menyebutkan, daun sirih mengandung bakteri yang tidak bisa mati hanya dengan pemanasan sekian derajat.

Keputihan atau yang dikenal dengan istilah medisnya Fluor Albus, adalah cairan yang berlebihan yang keluar dari vagina. Penyakit keputihan tidak mengenal batas usia. Berapa pun usia mereka, setiap wanita bisa terkena keputihan. Cairan keputihan yang normal itu berwarna putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam akan berwarna kuning terang, konsistensi seperti lendir, encer atau kental tergantung siklus hormon, tidak berbau dan tidak menimbulkan keluhan. Jika terjadi peningkatan jumlah cairan vagina yang fisiologis biasanya disebabkan karena peningkatan jumlah hormon pada sekitar masa haid atau saat hamil. Serta rangsangan seksual, stres atau kelelahan, penggunaan obat-obatan atau alat kontrasepsi. Keputihan adalah sesuatu yang normal terjadi pada wanita sepanjang cairan yang keluar itu pun normal. Keputihan yang seperti itu bersifat fisiologi.

Masalah keputihan yang tidak normal (patologis) mempunyai ciri utama yaitu jumlah lebih banyak dari biasa dan terus menerus muncul hingga terasa mengganggu. Cairan bisa juga berbau amis, apek, dan busuk, berwarna putih susu, kuning tua, cokelat kehijauan, bercampur darah, konsistensi encer, berbuih hingga kental menggumpal seperti susu basi.
Serta sering kali menimbulkan rasa gatal dan panas, atau disertai nyeri saat buang air kecil atau berhubungan seks. Biasanya untuk keputihan yang tidak normal ini ditandai juga dengan adanya benjolan atau luka-luka semacam sariawan atau kutil pada daerah vagina wanita.
Penyebab keputihan yang tidak normal bisa disebabkan dua hal, yaitu karena infeksi dan noninfeksi. Untuk penyebab infeksi umumnya terjadi karena bakteri (Chlamydia, N.gonorrhoeae, Bakterial vaginosis, dan lain-lain), jamur (Candida SP), dan parasit (Trichomonas vaginalis). Lalu untuk penyebab noninfeksi terjadi karena kanker serviks, polip serviks, gangguan keseimbangan flora vagina akibat pemakaian antiseptik secara terus menerus, alergi (spermisid, kondom, tisu KB), dan iritasi (dyspareunia).

Pencegahan
• Mandi dan mengganti pakaian dalam
• Jangan menggunakan produk kimia di daerah “V” (contoh parfum, bedak, sabun, antiseptik)
• Konsumsi makanan dengan nutrisi seimbang
• Senantiasa menjaga daerah “V” dalam keadaaan kering
• Menggunakan Pantyliner dan Pembalut yang sehat dan aman ( Love Moon ANION )

* Kami disini sangat menyarankan pengunaan Pembalut dan pantyliner ( Love Moon ANION ).
karena salah satu manfaatnya adalah mengurangi dan mengatasi keputihan itu sendiri. dan menjaga daerah V wanita tetap kering.

Lebih baik mencegah dari pada mengobati.

Gunakan 1 Paket Anion Setiap bulan nya.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 6, 2010 in Tak Berkategori

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: